-->

Iklan Billboard 970x250

Cara Aman Cover Lagu Orang Lain Tanpa Kena Gugatan Hukum

Cara Aman Cover Lagu Orang Lain Tanpa Kena Gugatan Hukum

 

Cara Aman Cover Lagu Orang Tanpa Gugatan Hukum

BelantikaMusikIndonesia.com - Menyanyikan lagu karya orang lain (cover) jadi sebuah keasyikan tersendiri bagi para pegiat musik saat ini. Lagu yang di-cover biasanya lagu-lagu yang tengah hits atau lagu lawas yang pernah popular di masanya. Tujuan lagu tersebut di-cover salah satunya adalah keyword-nya yang tinggi pencariannya, sehingga saat lagu tersebut diunggah di YouTube diharapkan akan ditonton oleh orang banyak.

Meng-cover lagu karya orang lain juga memiliki nilai kreativitas, asalkan digarap dengan sajian baru dan berbeda dengan versi aslinya. Dengan menyuguhkan sajian baru, unik, membuat orang-orang penasaran untuk mendengar dan menontonnya.

Akan tetapi, jika tidak memperhatikan aturan dalam meng-cover lagu, dapat menimbulkan malapetaka, karena pemegang copyright setiap saat dapat mengajukan gugatan hukum pada orang yang meng-cover lagunya tersebut, dengan ancaman denda ratusan juta, bahkan milyaran rupiah.

Lantas, bagaimana cara aman untuk meng-cover lagu karya orang lain agar tidak kena gugatan hukum? 

Berikut ada beberapa cara meng-cover lagu karya orang lain yang aman dari gugatan hukum:

1. Meminta Izin Pemilik Lagu

Sebelum lagu cover dipublikasikan di media apapun, baiknya menghubungi dulu pemilik lagu tersebut untuk memperoleh izin. Izin baiknya didapatkan secara tertulis, bertandatangan di atas materai, agar punya perlindungan hukum yang kuat.

2. Cover Lagu Lawas

Meng-cover lagu lama. Apabila hak cipta atas lagu tersebut dimiliki atau dipegang oleh badan hukum, maka berdasarkan Pasal 58 ayat (3) UU Hak Cipta, pelindungannya berlaku selama 50 tahun sejak pertama kali dilakukan pengumuman

3. Cover Lagu Rakyat

Folk song atau lagu rakyat biasanya sudah menjadi noname, karena sebagiannya malah sudah tidak diketahui lagi siapa penulis lagunya.

4. Cover Lagu Perjuangan

Lagu-lagu perjuangan biasanya bebas copyright, karena lagu tersebut memang dibuat untuk membangun rasa kebangsaan dan semangat nasionalisme, tanpa bertujuan komersial.

5. Cover Lagu Salawat

Dengan mencari rujukan sejarah, akan banyak ditemukan lagu-lagu salawat yang telah berusia ratusan tahun, bahkan mungkin sudah ribuan tahun usianya.


5 langkah tersebut jika diperhatikan oleh para pegiat lagu cover, akan menjauhkan kreativitasnya dari gugatan hukum. Namun, klaim hak cipta secara digital bisa saja terjadi jika lagu yang di-cover tersebut telah memperoleh perlindungan copyright dari YouTube melalui publisher.

"Mengunggah lagu cover di kanal YouTube adalah menanam bom waktu yang siap menghancurkan sewaktu-waktu."

YouTube adalah platform yang sangat melindungi karya intelektual seseorang. Jika lebih kita pahami, YouTube ingin kita lebih kreatif lagi, agar mempublikasikan dan memasarkan karya lagu milik kita sendiri. Lagian, penyanyi cover tidak akan memperoleh pengakuan sebagai seorang penyanyi profesional, penyanyi yang membawakan karya lagu original yang akan menjadi penyanyi sejati. Begitu.....

Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

Iklan Tengah Post